++Ditilang polisi++

Frans Doni/ November 7, 2004

Tadi, bangun jam 7 pagi. Padahal tidurnya barusan jam 4. Say  udh miscall minta dianter ke Polaris, soalnya dia harus jaga pagi.  Aku keluar dari kost dengan tampang2 error, rasanya belum nyambung antara otak sama potongan tubuhku yang lain, trus belum gosok gigi, belum mandi. Cuman basahkan rambut dan cuci muka aja.

Hmm…begitu segarnya menghirup udara pagi. Aku lewati jalan Gejayan dan menuju Jalan Adi Sucipto. Jalanan masih sepi kendaraan, tidak seperti biasanya yang penuh sesak dengan kendaraan. Sampai di pertigaan traffic light Timoho, aku berhenti tepat di barisan paling depan dekat dengan zebra cross. Seperti biasa, terlihat pak polisi lagi ngumpul2 di posnya yang tidak jauh dari traffic light.

Ketika lampu udh hijau, seperti biasa  aku start dengan sedikit permainan kompling. Tepat di depan pos polisi, ada seorang pak polisi (lebih tepatnya mas sih :0 ) siap siaga dengan posisi akan menghadang pelanggar lalu lintas. Aku cuek aja, karena tidak merasa melanggar peraturan. Eh gak taunya, pas aku di depan dia, motorku langsung dipegang, trus disuruh menepi dan dianya berkata ” Selamat pagi mas. Apakah anda tau kenapa saya memberhentikan anda ?”. Jawabku “Tidak tau mas!”. Trus katanya lagi ” Baik kalo gitu, silakan anda masuk ke dalam pos dulu”.

Setelah masuk di dalam pos, polisi minta SIM dan STNK ku dan dia  berkata ” Anda melanggar peraturan lalulintas, karena Plat kendaraan anda tidak standar. Harusnya, plat anda ukurannya tidak kecil seperti yang ini dan tulisannya tidak boleh yang aneh-aneh.  Anda dikenakan denda sebesar Rp.20rb”.

Hualah…koq rasanya aku yg lagi apes yah. Padahal tadi seingat aku, orang yang disamping aku waktu di lampu merah, platnya juga rada2 aneh gitu. Tapi koq yah aku yg ditilang. Dasar ! Pagi-pagi udh keluar 20rb, eman-eman banget!

 

0 Comment

Add Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *